Assalamualaikum
Warahmatullahi Wabarakatuh
Nama : Wasilatu Rohmah
Kelas : 4G PAI
Nim : 12001194
Tugas : Mengulas Bacaan
Pengertian Kurikulum
Didalam pendidikan setiap pesertadidik harus mencapai target
pembelajaran yang sesuai dan tepat, maka dari itu di adakan lah sebuah
kurikulum yang menjadi penetu target-target pembelajaran setiap pesrtadidik
dengan teratur mengikuti dan menyesuaikan perkembangan zaman yang selalu
mengalami perubahan pola pembelajaran si setiap eranya
Itulah pentingnya sebuah kurikulum yang mana untuk memudahkan
peserta didik untuk menyesuaikan diri dengan pola pendidikan yang ada, berikut
ini saya akan meerangkum pengertian kurikulum, fungsi-fungsi, perkembangan, dan
komponen dari kurukulum
Pengertian
Kurikulum Menurut Para Ahli
Secara umum Kurikulum berisi sekumpulan
rencana, tujuan, dan materi pembelajaran. Termasuk cara mengajar yang akan
menjadi pedoman bagi setiap pengajar supaya bisa mencapai target dan tujuan
pembelajaran dengan baik. Jika dilihat secara etimologis, Kurikulum berasal
dari bahasa Yunani, yaitu “curir” yang berarti pelari, serta “curere” yang
berarti tempat berpacu. Dulu, istilah ini dipakai dalam dunia olahraga.
Jadi, Kurikulum dapat diartikan sebagai sebuah jarak yang mesti
ditempuh seorang pelari supaya mendapat medali atau penghargaan lainnya.
Kemudian, istilah Kurikulum tersebut diadaptasi dalam dunia pendidikan. Jadi
pengertian Kurikulum dalam dunia pendidikan kemudian menjadi sekumpulan mata
pelajaran yang harus ditempuh dan dipelajari oleh peserta didik supaya
mendapatkan ijazah atau penghargaan.
Dan ini lah pengertian kurikulum oleh para ahli pendidikan,
berikut pengertian menurut mereka:
1.
Menurut Prof. Dr. S. Nasution
Prof. Dr. S. Nasution dalam bukunya yang berjudul Kurikulum dan
Pengajaran menyatakan, kurikulum adalah serangkaian penyusunan rencana untuk
melancarkan proses belajar mengajar. Adapun rencana yang disusun tersebut
berada di bawah tanggung jawab lembaga pendidikan dan parah pengajar di sana.
2.
Dr. Nana Sudjana
Dalam buku yang berjudul Pembinaan dan Pengembangan Kurikulum di
Sekolah karya Dr. Nana Sudjana disebutkan, pengertian kurikulum adalah kumpulan
niat dan harapan yang tertuang dalam bentuk program pendidikan yang kemudian
dilaksanakan dan diterapkan oleh guru di sekolah bersangkutan.
3.
Harold B. Alberty
Harold menyatakan bahwa kurikulum merupakan semua kegiatan yang
diberikan kepada peserta didik atas tanggung jawab sekolah. Kurikulum ini tak
hanya terbatas pada segala hal di dalam kelas saja, melainkan juga semua
kegiatan di luar sekolah.
4.
Saylor, Alexander, dan Lewis
Menurut ketiga tokoh tersebut, kurikulum merupakan semua upaya
yang diadakan dan dilakukan oleh pihak sekolah untuk menstimulus peserta didik
belajar, baik belajar di dalam kelas, di halaman sekolah, maupun ketika berada
di luar sekolah.
Didalam UU juga disampaikan pengertian
kurikulum sebagai berikut:
Didalam UU tentang Sistem Pendidikan Nasional No 20 tahun 2003
pasal 1 butir 19 disebutkan, kurikulum merupakan seperangkat pengaturan dan
rencana mengenai tujuan, isi, dan materi pelajaran serta cara yang digunakan
sebagai pedoman kegiatan pembelajaran guna mencapai tujuan pendidikan.
Kurikulum menjadi sangat penting untuk dimiliki setiap sekolah
sebagai pedoman bagi para guru. Terutama bagi sekolah-sekolah formal, di mana
kurikulum akan menjadi pedoman dan memberikan arah dalam mengajar. Sesuai
dengan pengertian kurikulum, yaitu sesuatu yang terencana, maka dalam dunia
pendidikan segala kegiatan siswa dapat diatur dengan sedemikian rupa. Sehingga
tujuan adanya pendidikan dapat tercapai.
1. Fungsi Untuk Penyelenggara
Dalam menyelenggarakan kurikulum memiliki
beberapa fungsi-fungsi kurikulum sebagai berikut :
a.
Fungsi Integrasi
b.
Fungsi Persiapan
c.
Fungsi Penyesuaian
d.
Fungsi diferensiasi
e.
Fungsi Diagnostik
f.
Fungsi Pemilihan
Perkembangan
Kurikulum di Indonesia
Dalam pengertian kurikulum telah dijelaskan bahwa kurikulum dapat disesuaikan dengan kebutuhan maupun
keadaan lingkungan dan masyarakat. Nah maka dari itu kurikulum memiliki sifat
dinamis, dan dapat disesuaikan dengan
perkembangan zaman. Perkembangan kurikulum diindonesia yaitu :
1. Indonesia pertama kali memakai kurikulum dengan nama Rentjana
Pelajaran 1947. Di mana penekanan di dalam pembelajaran yaitu pada pembentukan
karakter masyarakat Indonesia supaya menjadi manusia yang berdaulat dan
merdeka.
2. 1952, kurikulum tersebut disempurnakan kembali dengan tajuk
Rentjana Pelajaran Terurai 1952. Dalam periode ini ada perhatian khusus pada
setiap guru supaya mengajarkan satu mata pelajaran saja kepada peserta didik.
3. 1964 kurikulum di Indonesia
kembali disempurnakan. Kali ini terdapat tambahan berupa penekanan pada program
Pancawardhana (yaitu pengembangan moral, kecerdasan, emosional, ketrampilan,
serta jasman).
4. Perubahan kurikulum di tahun
berikutnya terjadi pada tahun 1968. Di mana penekanan dititikberatkan pada
pembentukan manusia Pancasila sejati yang harus dimaksimalkan di setiap lembaga
pendidikan.
6. Perubahan selanjutnya dilakukan pada tahun 1975. Pada masa
perubahan ini dikenal yang namanya satuan pelajaran, yaitu rencana pelajaran
setiap satuan bahasan.
Pembaharuan kurikulum selanjutnya
dilakukan pada tahun 1984, 1994, 1999, 2004, 2006, dan yang terakhir adalah
tahun 2013. Kurikulum 2013 yang lebih dikenal dengan istilah K13,
dititikberatkan pada tiga aspek perubahan, yakni pengetahuan, ketrampilan,
serta perilaku.
Komponen yang
Ada Dalam Kurikulum
Dalam kurikulum terdapat 5 komponen yaitu :
1. Tujuan Kurikulum
Adapun tujuan dari pendidikan di Indonesia sesuai
jenjangnya adalah:
·
Tujuan pendidikan dasar yang
menaruh perhatian penting pada aspek kecerdasan, pengetahuan, kepribadian,
akhlak mulia, dan juga keterampilan sebagai pondasi utama. Dengan pondasi
tersebut diharapkan peserta didik mampu hidup lebih mandiri, serta
memiliki kesiapan untuk memasuki jenjang pendidikan selanjutnya.
·
Tujuan pendidikan menengah, yakni
untuk meningkatkan kecerdasaan, pengetahuan, kepribadian, akhlak mulia, dan
juga keterampilan guna menjadi bekal bagi kehidupan remaja yang penuh
tantangan.
·
Tujuan pendidikan menengah
kejuruan, yang bertujuan untuk meningkatkan kecerdasaan, pengetahuan,
kepribadian, akhlak mulia, dan ketrampilan yang jauh lebih baik dari
sebelumnya. Dengan begitu, peserta didik siap untuk hidup mandiri di masyarakat
dan mampu melanjutkan pendidikan ke jenjang selanjutnya.
·
Materi dalam Kurikulum
2. Materi
Materi di dalam kurikulum tidak bisa dibuat dengan sembarangan.
Materi yang dicantumkan harus sesuai dengan perkembangan setiap siswa dan
bermakna bagi mereka, kemudian terdiri dari pengetahuan ilmiah yang dapat
diujikan kebenarannya, menjadi cerminan kenyataan nasional, serta mampu menjadi
penunjang tercapainya tujuan pendidikan.
3. Strategi Pembelajaran
Strategi pembelajaran dapat
berupa metode dan peralatan yang digunakan untuk menyampaikan pelajaran kepada
para peserta didik.
4. Organisasi Kurikulum
Dalam hal ini, setiap ahli memiliki pandangan masing-masing
terhadap kurikulum yang perlu diterapkan. Maka dari itu keberagaman yang ada
menjadikan bekal untuk mengorganisasikan kurikulum dengan lebih baik.
Sumber : https://www.gramedia.com/literasi/pengertian-kurikulum-dan-fungsinya/