Minggu, 10 April 2022

Manajemen Sekolah

 

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Nama   : Wasilatu Rohmah

Kelas   : 4G PAI

Makul  : Magang 1

Materi  : Manajemen Sekolah

 

            Dari sumber bacaan yang saya baca dapat saya fahami tentang Manajemen Sekolah. Pengertian Manajemen sekolah merupakan dimana yang dikata suatu kegiatan yang efesien dan efektif untuk meningkatkan kinerja sekolah. Dalam peningkatan kinerja sekolah yang efesien dan efektif yaitu untuk tujuan pendidikan mencapai tujuan nasioal dan tujuan kelembagaan yang mana hasilanya agar dapat dilihat oleh indikator kinerja yang mana telah dicapai oleh sekolah.

Ada pula pengertian manajmen sekolah yaitu suatu tindakan pengelolahan dan pengadministrasian sekolah. Manajmen pendidikan sekolah juga dapat diartikan sebagai pemberdaya sumber daya manusia dan sumber daya lain nya untuk mencapai tujuan atau kepentingan sekolah.

Pengertian manajemen menurut para ahli:

·         Dari Kathryn . M.Bartol dan David C. Martin yang dikutip oleh A.M. Kadarman SJ dan Jusuf Udaya (1995) memberikan rumusan bahwa :“Manajemen adalah proses untuk mencapai tujuan – tujuan organisasidengan melakukan kegiatan dari empat fungsi utama yaitu merencanakan(planning), mengorganisasi (organizing), memimpin (leading), dan mengendalikan (controlling). Dengan demikian, manajemen adalah sebuah kegiatan yang berkesinambungan”.

·         Sedangkan dari Stoner sebagaimana dikutip oleh T. Hani Handoko (1995) mengemukakan bahwa : “Manajemen adalah proses perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengawasan usaha-usaha para anggota organisasi dan penggunaan sumber daya-sumber daya organisasi lainnya agar mencapai tujuan organisasi yang telah ditetapkan”.

 

Aspek aspek menejmen sekolah menejmen sekolah memiliki 2 aspek yaitu aspek menejmen eksternal dan manajmen internal

·         Contoh dari aspek manajmen eksternal yaitu: Meliputi hubungan dengan pihak luar sekolah contoh nya yaitu masyarakat, dewan pendidikan, dinas pendidikan, dan pihak lain yg terkait dengan fungsi sekolah.

·         Contoh manajemen internal : Yaitu seperti labolatorium, perpustakaan, bangunan- bangunan  yang ada di sekolah dan sarana fisik lainnya ada juga pelahsanaan evaluasi pendidikan, hubungan antara guru dan murid, dan sumber pengelolaan dana.

Kegiantan manajemen sekolah :

·         Kesiswaaan                              

·         Kurikulum

·         Sarana prasarana

·         Ketenagaan

·         Keuangan

·         Humas

·         Layanan teknis

·         Organisasi

·         Supervisi internal

·         Ketatalaksaanaan

 

Fungsi-fungsi manajemen sekolah/manajemen pendidikan :

·         perencanaan (planning);

·          pengorganisasian (organizing);

·         pelaksanaan (actuating) dan

·         pengawasan (controlling).

 

Sedangkan fungsi-fungsi manajemen sekolah menurut para ahli :

1). Menurut G.R. Terry terdapat empat fungsi manajemen, yaitu :

1) planning (perencanaan);

2) organizing (pengorganisasian);

3) actuating (pelaksanaan); dan

4) controlling (pengawasan).

2). Menurut Henry Fayol terdapat lima fungsi manajemen, meliputi :

1) planning (perencanaan);

2) organizing (pengorganisasian);

3) commanding (pengaturan);

4) coordinating (pengkoordinasian); dan

5) controlling (pengawasan).

3). Menurut Harold Koontz dan Cyril O’ Donnel mengemukakan lima

fungsi manajemen, mencakup :

1) planning (perencanaan);

2) organizing (pengorganisasian);

3) staffing (penentuan staf);

4) directing (pengarahan); dan

5) controlling (pengawasan).

4). Menurut , L. Gullick mengemukakan tujuh fungsi manajemen, yaitu :

1) planning (perencanaan);

2) organizing (pengorganisasian);

3) staffing (penentuan staf);

4) directing (pengarahan);

5) coordinating (pengkoordinasian);

6) reporting (pelaporan); dan

7) budgeting (penganggaran).

 

  Penjelasan fungsi-fungsi manajemen pendidikan

1. Perencanaan ( planning )

            Perencanaan dalam manajemen sekolah merupakan suatu kegiatan perencanaan yaitu menetapkan tujuan yang akan dicapai oleh peserta didik dan meliputi cara cara untuk mencapai tujuan tersebut.  Arti utama perencanaan yaitu sebagai kejelasan arah bagi setiap kegiatan sekolah sehingga setiap legiatan berjalan secara efesien dan efektif.

 Sembilan manfaat perencanaanyang dikemukakan oleh T. Hani Handoko

 (1) membantu manajemen untuk menyesuaikan diri dengan perubahanperubahan

lingkungan;

 (2) membantu dalam kristalisasi persesuaian pada

masalah-masalah utama;

(3) memungkinkan manajer memahami

keseluruhan gambaran;

 (4) membantu penempatan tanggung jawab lebih

tepat;

(5) memberikan cara pemberian perintah untuk beroperasi;

 (6) memudahkan dalam melakukan koordinasi di antara berbagai bagian

organisasi;

(7) membuat tujuan lebih khusus, terperinci dan lebih mudah

dipahami;

(8) meminimumkan pekerjaan yang tidak pasti; dan

(9) menghemat waktu, usaha dan dana.

 

2. Pengorganisasian ( organizing )

            Fungi manajemen sekolah perorganisasian ( organizing ) yaitu sebagia tugas untuk melengkapi rencana-rencana yang telah dibuat  susunan oranisasi pelaksanaanya.

Sedangkan menurut para ahli :

 Menurut George R. Terry (1986)  yang mengemukakan bahwa : “Pengorganisasian adalah tindakan mengusahakan hubungan-hubungan kelakuan yang efektif antara orang-orang, sehingga mereka dapat bekerja sama secara efisien, dan memperoleh kepuasan pribadi dalam melaksanakan tugas-tugas tertentu, dalam kondisi lingkungan tertentu guna mencapai tujuan atau sasaran tertentu”.

 

3. Pelaksanaan (actuating )

            Fungsi manajemen sekolah pelaksanaan ( actuating ) yaitu yang memiliki peran paling penting  atau fungsi yang utama dari fungsi Manajemen sekolah perencanaan ( planning )dan pengorganisasian ( organizing ) yaitu lebih berhubungan dengan aspek-aspek abstark manajemen, sedangkan pelakasanaan ( actuating ) yaitu lebih menekan pada kegiatan yang berhubungan langsung,

Dalam hal ini, George R. Terry (1986) mengemukakan bahwa actuating merupakan usaha menggerakkan anggota-anggota kelompok sedemikian rupa hingga mereka berkeinginan dan berusaha untuk mencapai sasaran perusahaan dan sasaran anggota-anggota perusahaan tersebut oleh karena para anggota itu juga ingin mencapai sasaran-sasaran tersebut.

 

4. Pengawasan ( controlling )

            Fungsi manajemen sekolah pengawasan ( controlling ) yaitu  sama-sama berperan penting dengan fungsi manajemen sekolah yang lain. Fungsi manajemen sekolah seperti perencanaan, perorganisasian dan pengawasan tidak akan bisa bisa berjalan secara efektif tanpa adanya fungsi manajemen pengawasan.

Menurut T. Hani Handoko (1995) yang mengemukakan tentang pengawasan yaitu : “Pengawasan manajemen adalah suatu usaha sistematik untuk menetapkan standar pelaksanaan dengan tujuan – tujuan perencanaan, merancang sistem informasi umpan balik, membandingkan kegiatan nyata dengan standar yang telah ditetapkan sebelumnya, menentukan dan mengukur penyimpangan-penyimpangan, serta mengambil tindakan koreksi yang diperlukan untuk menjamin bahwa semua sumber daya perusahaan dipergunakan dengan cara paling efektif dan efisien dalam pencapaian tujuan-tujuan perusahaan.

Sumber : 

https://id.wikipedia.org/wiki/Manajemen_sekolah

Jurnal Rahmania Utari

Jurnal Akhmad Sudrajat M.Pd.A

 

 

 

PERANGKAT PEMBELAJARAN

  Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Nama : Wasilatu Rohmah Kelas   : 4G PAI Nim    : 12001194   ( PERANGKAT PEMBE,AJARAN ...